1.RUBICK, SANG GRAND MAGUS ANAK DARI AGHANIM
Sihir, membahas topik seputar sihir tidak pernah membuat kita bosan. Sihir sangat serba guna yang membuat orang-orang ingin menguasainya, memiliki ingatan yang kuat bukanlah hal yang wajib dimiliki jika ingin menguasai sihir.
Faktanya, saat semua penyihir menghafalkan mantra bola api berhari-hari lamanya, ada seseorang yang dapat mengeluarkan sihir dengan hanya meniru orang lain. Semakin bertalenta seseorang semakin hebat pula dia, itulah perkataan para penyihir. Tetapi yang membuat dia terkena bukan hanya karena dapat meniru sihir orang lain.
Orang tersebut terkenal karena sihir dan juga peralatan sihir yang ia bikin, ia sangat dihargai dan ditakuti oleh penyihir di seluruh dunia. Bahkan penyihir yang kuat sekalipun takut hanya dengan menyebut namanya. Keringat dingin pun bercucuran saat memperkenalkan orang tersebut, namanya adalah Aghanim.
Kali ini kita tidak akan menceritakan tentang Aghanim, tetapi menceritakan tentang anaknya yaitu Rubick. Rubick tumbuh sebagai penerus dari Aghanim, dia ingin seperti ayahnya dan tidak punya tujuan lain, ia ingin membanggakan ayahnya tersebut.
Rubick mulai menunjukkan afinitasnya terhadap sihir dan mempelajarinya tanpa ada kendala. Meskipun Rubick menunjukkan proses yang sangat cepat dalam mempelajari sihir ia merasa masih belum cukup dengan hal itu, dia merasa kurang karena tidak memiliki kehebatan ayahnya dalam membuat senjata sihir dan tidak memiliki bakat ayahnya dalam meniru sihir orang lain.
Aghanim selalu bangga dengan anaknya dan selalu marah jika Rubick merasa putus asa karena tidak memiliki bakat seperti dirinya. Suatu hari, pada saat latihan seperti biasanya, Aghanim memberikan karya terbaik miliknya kepada anaknya. Rubick diberikan sebuah tongkat yang memiliki permata, gagang emas dan memancarkan cahaya biru serta mempunyai kristal yang berbentuk seperti pedang pada ujung tongkat. ya itu adalah Aghanim’s Scepter dalam Dota 2.
Tongkat sihir tersebut merupakan perwujudan dari Aghanim itu sendiri, alasan mengapa Aghanim dapat meniru sihir orang lain karena tongkat sihir ini. Bahkan sihir yang ditiru pun jauh lebih kuat daripada aslinya.
Tongkat sihir tersebut mengenali darah tuannya yang mengalir dalam tubuh Rubick dan mulai bertingkah diluar ekspektasi. Tongkat tersebut membangkitkan kemampuan Rubick yang ada sejak lahir yaitu dapat “meminjam” sihir orang lain dan juga meningkatkan kemampuan sihir Rubick serta meningkatkan harga dirinya.
2.LICH, PENYIHIR ES TERKUAT
Ras manusialah diantara semua ras lainnya yang menemukan energi tersembunyi untuk menghubungkan semua materi yang ada di dunia. Mereka mempelajari dan memperkuat pengetahuan milik mereka hingga tingkat yang tidak dapat dipercaya. Bahkan untuk para penyihir berbakat elf merasa malu karena tertinggal oleh ras manusia.
Seiring berjalannya waktu, pengetahuan arcane lebih penting ketimbang pengetahuan tentang ilmu pedang atau seni menggunakan panah. Bahkan hanya seorang penyihir, walaupun penyihir itu masihlah dalam pelajar sudah bisa membuat veteran perang tidak berkutik. Lalu dunia pun terbagi menjadi dua bagian, yaitu dunia bagi orang-orang yang mengetahui seni arcane dan dunia bagi yang tidak pantas hidup karena tidak bisa seni arcane.
Ethereain sang penyihir es adalah penyihir manusia dan merupakan salah satu penyihir yang pertama kali menemukan sihir es. Pada saat ia menemukan sihir es itu, penyihir lainnya sibuk mempelajari sihir api, angin dan alam. Hanya beberapa penyihir saja yang mau mempelajari sihir memanipulasi es, kenapa? karena untuk mempelajari sihir es membutuhkan waktu yang cukup lama.
Mengetahui hal tersebut, Ethereain selalu berlatih setiap hari dan percaya ketika waktunya tiba dia pasti bisa menguasai sihir dengan kekuatan destruktif yang sangat tinggi yaitu sihir badai es. Tanpa ada orang yang membantu atau mengajarinya, dia pun menjadi kehilangan akal sehatnya dan meninggalkan sisi manusia miliknya.
Sebagai pengguna sihir es pertama, tidak ada satupun penyihir yang dapat menandingi kehebatan Ethereain. Bentuk tubuhnya pun berubah, ia menjadi tinggi dan memiliki tampang yang menakutkan dengan mata biru yang menyala. Ia tidak peduli dengan penampilan dirinya itu, bahkan ia sudah tidak peduli lagi dengan umat manusia.
Ethereain telah menggunakan kekuatan miliknya untuk menghancurkan banyak kerajaan dan memakan banyak nyawa untuk memperkuat dirinya sendiri, bahkan luka yang sangat parah sekalipun akan sembuh seketika. Dia pun membuat kerajaan sendiri, dan seiring berjalannya waktu kerajaan esnya itupun menjadi sangat besar dan membutuhkan bantuan orang lain untuk menjalankan kerajaannya.
















