1.SVEN, ROGUE KNIGHT PENYANDIRI
Shadeshore Ruins merupakan kampung halaman bagi salah satu Kesatria Vigil Order yang sangat terkenal. Seorang kesatria tua yang selalu mengikuti aturan kuno Vigil dan menghormati aturan tersebut. Tetapi, untuk alasan yang tidak diketahui, ayah Sven melanggar aturan tersebut.
Vigil Order tidak punya cara lain selain mengeksekusi salah satu anggota terhormat miliknya. Eksekusi publik tersebut mengundang banyak orang, eksekusi secara publik itu dilakukan sebagai peringatan bagi semua orang bahwa inilah yang akan terjadi jika melanggar peraturan.
Di kerumunan orang ini ada Sven yang melihat sendiri hukuman mati ayahnya, ia pun menangis saat melihat ayahnya mati dan ia juga mengetahui kebenaran di balik aksi dari ayahnya tersebut.
Setelah eksekusi ayahnya dilakukan, Sven pun pergi mencari ibunya untuk memberitahu kabar tentang kematian ayahnya. Sven pun berkelana selama berminggu-minggu lamanya hanya untuk menemui ibu yang telah dijauhi oleh sukunya sendiri.
Sesampainya di sana Sven harus merawat ibunya yang telah sakit-sakitan, hingga pada akhirnya ibunya juga pergi meninggalkan Sven. Ia pun merasa sangat sedih dan bingung karena Sven telah kehilangan orang-orang yang dulunya merawat dirinya. Sekarang Sven hanya percaya kepada dirinya sendiri, ia hanya menghormati dirinya sendiri dan tujuan hidupnya pun telah berubah.
Dia pun kembali ke Shadeshore Ruins dan mendaftarkan dirinya sebagai kesatria muda di Kesatria Vigil, Sven tidak pernah mengungkapkan identitas dirinya yang sebenarnya. Ia juga mengenakan topeng untuk menyembunyikan wajahnya serta kebencian dan kesedihan miliknya kepada orang-orang yang ada di Vigil.
Untuk 14 tahun lamanya ia belajar di Kesatria Vigil yang merupakan sekolah ayahnya juga. Ia juga menguasai kode yang membuat identitas asli miliknya tidak dapat diketahui oleh orang lain. Dengan tenang ia mendengarkan penjelasan dari orang yang telah mengeksekusi ayahnya, tetapi tetap saja mereka tidak dapat mengenali sang Rogue muda.
2.SLARK BURONAN BERBAHAYA PENJARA DARK REEF
Entah di dunia nyata, di galaksi lain, di dunia sesudah kehidupan, di daratan maupun di lautan. Semuanya memiliki peraturan yang harus dipatuhi. Siapapun yang melanggar peraturan tersebut akan dikenakan hukuman. Pelanggaran ringan terkadang hanya akan diganjar hukuman sosial atau denda. Tapi masalah serius bisa berujung ke penjara.
Di dunia fantasi seperti semesta Dota 2, beberapa kejahatan tak hanya berujung penjara saja. Para narapidana akan disiksa atas apa yang telah mereka langgar.
Di antara seluruh penjara yang ada, hanya Dark Reef yang sangat dikenal sebagai penjara terhebat yang pernah ada. Semua penjahat terburuk yang ada di dunia ini berada di sana. Penjara tersebut dipenuhi oleh makhluk-makhluk aneh dan mengerikan, mulai dari Slithereen pembunuh, pengkhianat Deep Ones, serta para Meranth sosiopat.
Salah satu makhluk yang berada di penjara tersebut adalah Slark. Ia berhasil bertahan hidup di Dark Reef selama masa hidupnya. Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa karena Dark Reef sangat terkenal akan kekejamannya. Bahkan penjahat yang hebat sekalipun akan mati hanya dalam kurun satu minggu hingga satu tahun saja.
Rahasia dari pencapaian Slark dalam bertahan hidup di Dark Reef tidak lepas dari kekejaman dan kelicikan miliknya. Slark sangatlah hebat dalam hal menyelinap. Ia juga sangat hebat dalam bunuh-membunuh. Ia bahkan telah memakan salah satu penghuni Dark Reef agar dapat bertahan hidup.
Hingga sekarang belum diketahui secara pasti apa kejahatan yang telah dilakukan oleh Slark, tetapi satu hal yang pasti adalah ia adalah salah satu pengkhianat Deep Ones dan mengambil kontrak dengan Dark Ones. Kemampuan yang didapatkan dari Dark Ones itulah alasan mengapa ia sangat hebat dalam hal membunuh dan mengendap-endap.
Suatu hari kelompok rahasia Dark Reef Dozen merencanakan sesuatu agar dapat kabur dari Dark Reef. Karena tidak ingin rencana mereka diketahui oleh siapapun, mereka membunuh orang-orang yang tidak berhubungan dengan kelompoknya agar membuat rencana mereka tetap aman dan rahasia. Tetapi entah bagaimana caranya, Slark berhasil mengetahui rencana kabur kelompok mereka dan mengambil tempat dalam kelompok tersebut.
Begitu saatnya kabur, Dark Reef Dozen pun menjalankan rencananya. Tetapi sayang pada saat mencoba menjalankan aksinya, mereka ketahuan oleh salah satu penjaga Dark Reef. Tidak tinggal diam saja, penjaga itu memanggil penjaga yang lain dan mengejar kawanan pelarian tersebut.
Sepuluh dari Dark Reef Dozen mati saat mencoba kabur dan dua orang tertangkap dan dibawa masuk kembali ke dalam Dark Reef. Sayangnya bukannya kembali dipenjara, kedua tahanan yang mencoba kabur tersebut disiksa dan menjadi barang hiburan untuk tahanan lainnya. Diperlakukan seperti itu, kedua anggota tersebut pun meninggal.
Berbeda dengan anggota di kelompok tersebut, Slark berhasil melarikan diri dengan sangat mudah. Ia memanfaatkan kekacauan saat para penjaga mengejar tahanan yang mencoba kabur. Dengan begitu ia pun berhasil melarikan diri dari penjara. Hingga sekarang, statusnya masih buron.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar